TUGAS SISWA
1. Apa
yang dimaksud dengan larutan, larutan elektrolit, dan larutan non elektrolit?
2. Mengapa larutan elektrolit dapat
menghantarkan arus listrik?
3.
Sebutkan masing-masing empat buah contoh zat yang dapat menghantarkan arus
listrik dari senyawa ionik dan senyawa kovalen polar dalam pelarut air!
4. Sebutkan dua aturan umum yang dapat dipakai
untuk meramalkan apakah suatu zat dapat larut dalam air atau tidak!
5.
Mengapa lelehan senyawa kovalen polar tidak dapat menghantarkan listrik,
sedangkan lelehan senyawa ion dapat menghantarkan arus listrik?






1. Larutan elektrolit : mengandung ion yang dapat menghantarkan listrik
BalasHapuscontoh: NaCl
larutan non elektrolit : tidak mengandung ion dan tidak dapat menghantarkan listrik
contoh: amonia NH3
2.dijelaskan oleh seorang ilmuan bernama August Svante Arhenius pada tahun 1887. Menurut Arhenius, larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik karena adanya ion-ion yang bergerak bebas. Ion-ion tersebut menghantarkan listrik dalam larutan.
3.Contoh senyawa ion adalah soda api (natrium hidroksida = NaOH) yang tersusun dari ion positif natrium (Na+) dan ion negatif hidroksida (OH-). Contoh lain senyawa ion adalah garam dapur (natrium klorida = NaCl). Jika garam dapur dilarutkan dalam air, maka akan terionisasi menjadi ion positif natrium (Na+)dan ion negatif klorida (Cl-). Contoh senyawa kovalen polar adalah HCL,NH3,dan CH3COOH. HCL jika dilarutkan kedalam air akan terionisasi menjadi ion H+ dan ion Cl-.Reaksi ionisasinya adalah sebagai berikut:
HCL(aq) menjadi H+(aq)+Cl-(aq).
4.zat harus memiliki muatan yg sejenis dgn muatan pelarut air - zat harus memiliki kekuatan antar partikel yg setara dgn gaya antar partikel pada pelarut air
5.Senyawa kovalen polar dapat menghantarkan listrik bila dilarutkan ke dalam suatu pelarut polar (air). hal itu disebabkan molekul kovalen polar mengalami ionisasi akibat gaya tarik-menarik antara molekul air dan molekul kovalen polar yang dapat memutuskan ikatan-ikatan tertentu dalam molekul tersebut.
meskipun demikian, tidak semua molekul polar dapat mengalami ionisasi dalam air.
1. Larutan elektrolit : mengandung ion yang dapat menghantarkan listrik
BalasHapuscontoh: NaCl
larutan non elektrolit : tidak mengandung ion dan tidak dapat menghantarkan listrik
contoh: amonia NH3
2.dijelaskan oleh seorang ilmuan bernama August Svante Arhenius pada tahun 1887. Menurut Arhenius, larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik karena adanya ion-ion yang bergerak bebas. Ion-ion tersebut menghantarkan listrik dalam larutan.
3.Contoh senyawa ion adalah soda api (natrium hidroksida = NaOH) yang tersusun dari ion positif natrium (Na+) dan ion negatif hidroksida (OH-). Contoh lain senyawa ion adalah garam dapur (natrium klorida = NaCl). Jika garam dapur dilarutkan dalam air, maka akan terionisasi menjadi ion positif natrium (Na+)dan ion negatif klorida (Cl-). Contoh senyawa kovalen polar adalah HCL,NH3,dan CH3COOH. HCL jika dilarutkan kedalam air akan terionisasi menjadi ion H+ dan ion Cl-.Reaksi ionisasinya adalah sebagai berikut:
HCL(aq) menjadi H+(aq)+Cl-(aq).
4.zat harus memiliki muatan yg sejenis dgn muatan pelarut air - zat harus memiliki kekuatan antar partikel yg setara dgn gaya antar partikel pada pelarut air
5.Senyawa kovalen polar dapat menghantarkan listrik bila dilarutkan ke dalam suatu pelarut polar (air). hal itu disebabkan molekul kovalen polar mengalami ionisasi akibat gaya tarik-menarik antara molekul air dan molekul kovalen polar yang dapat memutuskan ikatan-ikatan tertentu dalam molekul tersebut.
meskipun demikian, tidak semua molekul polar dapat mengalami ionisasi dalam air.
1. Larutan elektrolit : mengandung ion yang dapat menghantarkan listrik
BalasHapuscontoh: NaCl
larutan non elektrolit : tidak mengandung ion dan tidak dapat menghantarkan listrik
contoh: amonia NH3
2.dijelaskan oleh seorang ilmuan bernama August Svante Arhenius pada tahun 1887. Menurut Arhenius, larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik karena adanya ion-ion yang bergerak bebas. Ion-ion tersebut menghantarkan listrik dalam larutan.
3.Contoh senyawa ion adalah soda api (natrium hidroksida = NaOH) yang tersusun dari ion positif natrium (Na+) dan ion negatif hidroksida (OH-). Contoh lain senyawa ion adalah garam dapur (natrium klorida = NaCl). Jika garam dapur dilarutkan dalam air, maka akan terionisasi menjadi ion positif natrium (Na+)dan ion negatif klorida (Cl-). Contoh senyawa kovalen polar adalah HCL,NH3,dan CH3COOH. HCL jika dilarutkan kedalam air akan terionisasi menjadi ion H+ dan ion Cl-.Reaksi ionisasinya adalah sebagai berikut:
HCL(aq) menjadi H+(aq)+Cl-(aq).
4.zat harus memiliki muatan yg sejenis dgn muatan pelarut air - zat harus memiliki kekuatan antar partikel yg setara dgn gaya antar partikel pada pelarut air
5.Senyawa kovalen polar dapat menghantarkan listrik bila dilarutkan ke dalam suatu pelarut polar (air). hal itu disebabkan molekul kovalen polar mengalami ionisasi akibat gaya tarik-menarik antara molekul air dan molekul kovalen polar yang dapat memutuskan ikatan-ikatan tertentu dalam molekul tersebut.
meskipun demikian, tidak semua molekul polar dapat mengalami ionisasi dalam air.
1. Larutan elektrolit : mengandung ion yang dapat menghantarkan listrik
BalasHapuscontoh: NaCl
larutan non elektrolit : tidak mengandung ion dan tidak dapat menghantarkan listrik
contoh: amonia NH3
2.dijelaskan oleh seorang ilmuan bernama August Svante Arhenius pada tahun 1887. Menurut Arhenius, larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik karena adanya ion-ion yang bergerak bebas. Ion-ion tersebut menghantarkan listrik dalam larutan.
3.Contoh senyawa ion adalah soda api (natrium hidroksida = NaOH) yang tersusun dari ion positif natrium (Na+) dan ion negatif hidroksida (OH-). Contoh lain senyawa ion adalah garam dapur (natrium klorida = NaCl). Jika garam dapur dilarutkan dalam air, maka akan terionisasi menjadi ion positif natrium (Na+)dan ion negatif klorida (Cl-). Contoh senyawa kovalen polar adalah HCL,NH3,dan CH3COOH. HCL jika dilarutkan kedalam air akan terionisasi menjadi ion H+ dan ion Cl-.Reaksi ionisasinya adalah sebagai berikut:
HCL(aq) menjadi H+(aq)+Cl-(aq).
4.zat harus memiliki muatan yg sejenis dgn muatan pelarut air - zat harus memiliki kekuatan antar partikel yg setara dgn gaya antar partikel pada pelarut air
5.Senyawa kovalen polar dapat menghantarkan listrik bila dilarutkan ke dalam suatu pelarut polar (air). hal itu disebabkan molekul kovalen polar mengalami ionisasi akibat gaya tarik-menarik antara molekul air dan molekul kovalen polar yang dapat memutuskan ikatan-ikatan tertentu dalam molekul tersebut.
meskipun demikian, tidak semua molekul polar dapat mengalami ionisasi dalam air.
1. Larutan elektrolit : mengandung ion yang dapat menghantarkan listrik
BalasHapuscontoh: NaCl
larutan non elektrolit : tidak mengandung ion dan tidak dapat menghantarkan listrik
contoh: amonia NH3
2.dijelaskan oleh seorang ilmuan bernama August Svante Arhenius pada tahun 1887. Menurut Arhenius, larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik karena adanya ion-ion yang bergerak bebas. Ion-ion tersebut menghantarkan listrik dalam larutan.
3.Contoh senyawa ion adalah soda api (natrium hidroksida = NaOH) yang tersusun dari ion positif natrium (Na+) dan ion negatif hidroksida (OH-). Contoh lain senyawa ion adalah garam dapur (natrium klorida = NaCl). Jika garam dapur dilarutkan dalam air, maka akan terionisasi menjadi ion positif natrium (Na+)dan ion negatif klorida (Cl-). Contoh senyawa kovalen polar adalah HCL,NH3,dan CH3COOH. HCL jika dilarutkan kedalam air akan terionisasi menjadi ion H+ dan ion Cl-.Reaksi ionisasinya adalah sebagai berikut:
HCL(aq) menjadi H+(aq)+Cl-(aq).
4.zat harus memiliki muatan yg sejenis dgn muatan pelarut air - zat harus memiliki kekuatan antar partikel yg setara dgn gaya antar partikel pada pelarut air
5.Senyawa kovalen polar dapat menghantarkan listrik bila dilarutkan ke dalam suatu pelarut polar (air). hal itu disebabkan molekul kovalen polar mengalami ionisasi akibat gaya tarik-menarik antara molekul air dan molekul kovalen polar yang dapat memutuskan ikatan-ikatan tertentu dalam molekul tersebut.
meskipun demikian, tidak semua molekul polar dapat mengalami ionisasi dalam air.
1. Larutan elektrolit : mengandung ion yang dapat menghantarkan listrik
BalasHapuscontoh: NaCl
larutan non elektrolit : tidak mengandung ion dan tidak dapat menghantarkan listrik
contoh: amonia NH3
2.dijelaskan oleh seorang ilmuan bernama August Svante Arhenius pada tahun 1887. Menurut Arhenius, larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik karena adanya ion-ion yang bergerak bebas. Ion-ion tersebut menghantarkan listrik dalam larutan.
3.Contoh senyawa ion adalah soda api (natrium hidroksida = NaOH) yang tersusun dari ion positif natrium (Na+) dan ion negatif hidroksida (OH-). Contoh lain senyawa ion adalah garam dapur (natrium klorida = NaCl). Jika garam dapur dilarutkan dalam air, maka akan terionisasi menjadi ion positif natrium (Na+)dan ion negatif klorida (Cl-). Contoh senyawa kovalen polar adalah HCL,NH3,dan CH3COOH. HCL jika dilarutkan kedalam air akan terionisasi menjadi ion H+ dan ion Cl-.Reaksi ionisasinya adalah sebagai berikut:
HCL(aq) menjadi H+(aq)+Cl-(aq).
4.zat harus memiliki muatan yg sejenis dgn muatan pelarut air - zat harus memiliki kekuatan antar partikel yg setara dgn gaya antar partikel pada pelarut air
5.Senyawa kovalen polar dapat menghantarkan listrik bila dilarutkan ke dalam suatu pelarut polar (air). hal itu disebabkan molekul kovalen polar mengalami ionisasi akibat gaya tarik-menarik antara molekul air dan molekul kovalen polar yang dapat memutuskan ikatan-ikatan tertentu dalam molekul tersebut.
meskipun demikian, tidak semua molekul polar dapat mengalami ionisasi dalam air.
1. Larutan elektrolit : mengandung ion yang dapat menghantarkan listrik
BalasHapuscontoh: NaCl
larutan non elektrolit : tidak mengandung ion dan tidak dapat menghantarkan listrik
contoh: amonia NH3
2.dijelaskan oleh seorang ilmuan bernama August Svante Arhenius pada tahun 1887. Menurut Arhenius, larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik karena adanya ion-ion yang bergerak bebas. Ion-ion tersebut menghantarkan listrik dalam larutan.
3.Contoh senyawa ion adalah soda api (natrium hidroksida = NaOH) yang tersusun dari ion positif natrium (Na+) dan ion negatif hidroksida (OH-). Contoh lain senyawa ion adalah garam dapur (natrium klorida = NaCl). Jika garam dapur dilarutkan dalam air, maka akan terionisasi menjadi ion positif natrium (Na+)dan ion negatif klorida (Cl-). Contoh senyawa kovalen polar adalah HCL,NH3,dan CH3COOH. HCL jika dilarutkan kedalam air akan terionisasi menjadi ion H+ dan ion Cl-.Reaksi ionisasinya adalah sebagai berikut:
HCL(aq) menjadi H+(aq)+Cl-(aq).
4.zat harus memiliki muatan yg sejenis dgn muatan pelarut air - zat harus memiliki kekuatan antar partikel yg setara dgn gaya antar partikel pada pelarut air
5.Senyawa kovalen polar dapat menghantarkan listrik bila dilarutkan ke dalam suatu pelarut polar (air). hal itu disebabkan molekul kovalen polar mengalami ionisasi akibat gaya tarik-menarik antara molekul air dan molekul kovalen polar yang dapat memutuskan ikatan-ikatan tertentu dalam molekul tersebut.
meskipun demikian, tidak semua molekul polar dapat mengalami ionisasi dalam air.
1. Larutan elektrolit : mengandung ion yang dapat menghantarkan listrik
BalasHapuscontoh: NaCl
larutan non elektrolit : tidak mengandung ion dan tidak dapat menghantarkan listrik
contoh: amonia NH3
2.dijelaskan oleh seorang ilmuan bernama August Svante Arhenius pada tahun 1887. Menurut Arhenius, larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik karena adanya ion-ion yang bergerak bebas. Ion-ion tersebut menghantarkan listrik dalam larutan.
3.Contoh senyawa ion adalah soda api (natrium hidroksida = NaOH) yang tersusun dari ion positif natrium (Na+) dan ion negatif hidroksida (OH-). Contoh lain senyawa ion adalah garam dapur (natrium klorida = NaCl). Jika garam dapur dilarutkan dalam air, maka akan terionisasi menjadi ion positif natrium (Na+)dan ion negatif klorida (Cl-). Contoh senyawa kovalen polar adalah HCL,NH3,dan CH3COOH. HCL jika dilarutkan kedalam air akan terionisasi menjadi ion H+ dan ion Cl-.Reaksi ionisasinya adalah sebagai berikut:
HCL(aq) menjadi H+(aq)+Cl-(aq).
4.zat harus memiliki muatan yg sejenis dgn muatan pelarut air - zat harus memiliki kekuatan antar partikel yg setara dgn gaya antar partikel pada pelarut air
5.Senyawa kovalen polar dapat menghantarkan listrik bila dilarutkan ke dalam suatu pelarut polar (air). hal itu disebabkan molekul kovalen polar mengalami ionisasi akibat gaya tarik-menarik antara molekul air dan molekul kovalen polar yang dapat memutuskan ikatan-ikatan tertentu dalam molekul tersebut.
meskipun demikian, tidak semua molekul polar dapat mengalami ionisasi dalam air.